Penyebab Infeksi Torch

# TOKSOPLASMOSIS Toksoplasmosis disebabkan oleh Toxoplasma gondii, parasit yang diperoleh mamil bila memegang kucing yang terinfeksi, minum susu yang tidak terpasteurisasi, me ngonsumsi daging yang telah terkonta minasi ataupun daging/telur setengah matang. Infeksi ini menyebar ke janin melalui plasenta, bisa menyebabkan infeksi pada mata dan sistem saraf pusat.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Organisme ini dapat masuk ke dalam otak atau jaringan lunak dan membentuk kista jaringan. Semakin lama mamil terinfeksi, semakin memungkinkan janin ikut terinfeksi. Pada keadaan lain, toksoplasmosis dalam kehamilan dapat menyebabkan keguguran dan kecacatan janin. Insiden toksoplasmosis pada kelahiran adalah 1 dalam 1.000 kelahiran normal.

# RUBELA Lebih dikenal dengan nama campak jerman, merupakan virus yang menyebabkan ruam kulit. Efek samping virus ditemukan sedikit pada anak-anak, namun bila janin terkena virus ini akan menyebabkan kecacatan. Tingkat rata-rata infeksi janin bervariasi berdasarkan saat mamil terinfeksi, Kecacatan janin ditemukan sebanyak 85% pada janin terinfeksi saat delapan minggu pertama kehamilan. Sementara bayi yang lahir dengan rubela menunjukkan adanya penyakit jantung, keterbelakangan mental, hilang pendengaran, kelainan darah, gangguan penglihatan atau pneumonia.

# CYTOMEGALOVIRUS (CMV) CMV merupakan golongan virus herpes. Virus ini dapat menyebar melalui cairan tubuh, hubungan seksual, dan menyusui. Infeksi virus ini pada janin dapat menyebabkan hilangnya pendengaran, epilepsi, dan keterbelakangan mental. Bayi baru lahir yang mendapatkan CMV dari proses kelahiran ataupun kehamilan dapat terkena pneumonia dan hepatitis.

# HERPES SIMPLEX Virus ini menyebar melalui oral, genital, dan kontak tubuh (mata, kulit, mulut, saluran pernapasan atas). Infeksi ini juga dapat menyerang melalui liver dan kelenjar adrenal. Pada janin, virus ini umumnya disalurkan dari mama melalui jalan lahir selama persalinan normal. Tanpa pengobatan, tingkat kematian pada bayi mencapai 80%. Walaupun telah diatasi dengan antivirus, tingkat kematian sekitar 15—20%. Sebanyak 40—55% yang bertahan hidup mengalami kerusakan jangka panjang sistem saraf pusat. Oleh karena itu, sangat penting untuk dokter mendiagnosis infeksi HSV pada kelahiran secepat mungkin guna mendapatkan pengobatan efektif.

Sumber : pascal-edu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *