Category Archives: Parenting

Kakak Adik Pilek Bergantian

Saya mempunyai dua putri (4 tahun dan 11 bulan). Mereka berdua selalu pilek bergantian. Kalau si kakak sembuh gantian adiknya yang pilek dan kadangkadang juga disertai batuk ringan. Obat apa ya dok, yang sebaiknya ada di rumah? Adakah dampak negatif untuk pilek itu? Mohon solusi. Terima kasih. Riza kurniasari – jakarta Batuk pilek yang biasa diderita anak-anak atau yang dikenal sebagai common cold/ selesma biasanya disebabkan oleh virus, misalnya rinovirusa.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Gejalanya adalah demam (ringan sampai tinggi), hidung tersumbat atau meler, batuk, badan lemas, kurang aktif, nafsu makan/minum relatif berkurang, kadang disertai BAB cair/lembek, dan sebagainya. Penyakit ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya dan daya tahan tubuh yang akan mengatasinya. Penularan terjadi akibat percik renik/droplet dari saluran napas yang mengandung virus tersebut terhirup oleh anak lain. Biasanya kondisi itu terjadi karena kontak erat serumah, di kelas, kantor dan sebagainya.

Jadi, sudah dapat diprediksi bila ada anggota keluarga yang menderita, maka akan terjadi risiko penularan kepada anggota keluarga lainnya. Pencegahannya, dengan membiasakan pola hidup yang higienis, menghindari bersin/ atau batuk di dekat anggota keluarga lainnya, minum yang cukup, dan asupan nutrisi yang bergizi. Sedangkan untuk obat-obatan tidak ada yang khusus, hanya sediakan obat penurun demam, seperti parasetamol, cairan garam fisiologis (NaCl 0,9%) untuk tetes hidung saat si kecil tersumbat, dan optimalkan asupan cairan dan makanannya.

Salah Makan Bisa Pengaruhi Khasiat Obat

Ternyata, beberapa jenis makanan yang lazim dikonsumsi sehari-hari bisa menimbulkan interaksi negatif dengan obat yang sedang dikonsumsi. Sebagian jenis makanan bisa menurunkan khasiat obat, ada juga yang bisa menimbulkan efek samping serius. Misalnya, mengonsumsi jeruk nipis kala sedang minum obat batuk. Jeruk nipis mengandung sejenis enzim yang berpengaruh buruk jika bercampur dengan dextromethorphan atau sejenis obat batuk.

Minum obat ini bisa menyebabkan kantuk, namun bila berlebihan atau dikombinasikan dengan jeruk nipis, tak jarang bisa menimbulkan halusinasi. Kombinasi yang juga tak disarankan adalah mengonsumsi produk olahan susu ketika sedang minum antibiotik, karena kalsium yang ada di dalam olahan susu bisa mengganggu penyerapan antibiotik dalam tubuh.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Warna Rahasia di Balik

Setiap warna berkhasiat. Ini dia warna-warni yang bisa membuat calon mama bugar dan ceria sepanjang kehamilan. Terapi warna adalah salah satu terapi holistik yang paling mudah dilakukan, baik oleh terapis maupun kita sendiri. Hebatnya, masing- masing warna teryata memiliki energi dari getaran elektromagnetik yang timbul dari panjang ge lombang masing-masing yang berbeda-beda.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Setiap warna, terutama warna pelangi—yang memiliki panjang gelombang berbeda-beda—bisa berpadu dengan chakra (titik energi pada tubuh manusia). Perpaduan ini dapat menyelaraskan 7 chakra utama agar bisa bekerja secara optimal dan seimbang. Menurut konsep chakra yang biasa diterapkan dalam tradisi India, kesehatan adalah kesatuan dalam menjaga keseimbangan fi sik dan emosi. Karenanya, stres, depresi, dan gangguan psikis lainnya bisa me ngakibatkan terganggunya fungsi chakra solar plexus (letaknya di area perut/ulu hati) dan chakra Jantung yang sangat berperan dalam menjaga ketenangan psikis.

Untuk mengaplikasikannya, pancaran energi dari warna yang ditujukan ke berbagai pusat energi (chakra) dalam tubuh dapat dilakukan melalui teknik yang dilakukan oleh praktisi/ahli terapi warna berpengalaman. Contohnya, dengan memasang lampu berwarna yang sesuai di dalam ruangan tempat pasien berada dalam durasi tertentu. Bisa pula dengan cara mengisi air pada botol atau gelas berwarna pelangiyang dijemur beberapa saat di bawah sinar matahari utuk diminumkan pada pasien. Pengobatan ini bisa saja kita praktikkan sendiri di rumah.

Tetapi, agar terapi warna berjalan optimal, sebelum memulainya, lebih baik berkonsultasi dahulu kepada ahli terapi warna. WARNA DAN KHASIATNYA Jika tadi sudah disinggung bahwa setiap warna memiliki khasiatnya sendiri, Nah, berikut ini ketujuh warna pelangi yang memiliki khasiatnya masing-masing serta pengaruhnya secara fisis dan psikologis.

JINGGA/ORANYE Warna ini adalah warna yang hidup dan ceria, se hingga bisa membangkitkan semangat saat mamil merasa kesepian, sedih, atau bete, yang biasanya diakibatkan oleh perubahan hormon atau mood swing saat hamil. Bila digunakan tanpa berlebih an, warna ini juga bisa memberikan efek hangat se hingga membantu menjaga rahim Mama agar tetap hangat.

Sumber : https://eduvita.org/

Cara Hentikan Ngempeng Anak Bag3

Jadi, jika si kecil baru saja belajar berbicara (di usia batita memang masanya!), empeng akan membatasi kesempatannya untuk berbicara, menyimpangkan artikulasinya, dan menyebabkan lidahnya rata secara tidak alami. Di sejumlah kasus, seringnya penggunaan empeng dapat menyebabkan lidah terdorong ke depan di antara gigi yang akan membuat pertumbuhan gigi anak menjadi bermasalah.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Anak Pendiam

Dalam bukunya setelah melakukan pengamatan, Patricia menemukan bahwa ngempeng biasanya lebih sering terjadi pada anak pendiam dan pemalu. “Anak-anak yang aktif dan periang ini pada umumnya juga memiliki banyak kegiatan, sehingga tidak sempat lagi untuk mengisap jempolnya atau benda-benda lain,” tulisnya. Jadi, kebiasaan ngempeng yang masih berlanjut muncul, karena anak kurang percaya diri, merasa tak aman, atau kurang diperhatikan orangtuanya. “Ada sesuatu yang membut tidak enak pada dirinya, sehingga ia mencari perasaan aman melalui cara mengisap jempolnya, mengisap ujung bantal, memilin-milin selimut, atau mendekap bonekanya.”

Kendati begitu, rasa aman seorang anak biasanya lebih terkait dengan perasaan dicintai dan disayangi. Makanya Patricia meminta untuk para orangtua jangan terlalu pelit dalam hal mengungkapkan rasa sayangnya kepada anak. Bisa dengan ungkapan kata-kata ataupun dalam bentuk tindakan seperti belaian, ciuman atau pelukan. “Jadi, anak merasa dilindungi, dipenuhi kebutuhannya secara psikis, dan tak perlu ada yang ditakutkannya.” Anak pun tak merasa perlu untuk mencari “pegangan” dari benda-benda lain.

Memisahkan Dari Empeng

Agar ngempeng tak berlanjut hingga anak besar, lakukan pencegahan sedini mungkin. Untuk itu perlu adanya kerja sama yang baik dengan orang seisi rumah, baik dengan kakek-nenek yang tinggal serumah dan juga pengasuh anak. Jangan sampai, Mama melarang tapi oleh si pengasuh dibiarkan. Anak akan bingung. Kalau semua orang seisi rumah satu suara, motivasi anak dalam hal menghentikan kebiasaan buruknya itu akan tumbuh. Mama bisa membantu si kecil dengan memisahkan diri dari empeng dengan cara-cara berikut: 1. Cobalah mengantisipasi waktu-waktu yang kita tahu kalau si kecil akan menginginkan empengnya, lalu siapkanlah sesuatu sebagai pengganti.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Masker Tepat Saat Bencana Asap

Hampir di tiap tahun hutan yang ada di Indonesia dilanda kebakaran, terutama pada musim kemarau. Begitu pun tahun ini, kembali terjadi kebakaran hutan yang luas dan masih berlangsung sampai hari ini. Asap kebakaran hutan tentu berdampak pada berbagai sektor kehidupan, salah satunya yang terpenting adalah masalah kesehatan.

Baca juga : Kursus Bahas Jerman di Jakarta

Asap yang dihasilkan dari kebakaran hutan (kayu dan bahan organik lain) mengandung campuran gas, bahan kimia, dan partikel akibat pembakaran yang tidak sempurna. Banyak sekali penelitian membuktikan, bahan-bahan yang ada di dalam asap kebakaran hutan tersebut bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Dalam jangka waktu yang cepat (akut), asap kebakaran hutan bisa menyebabkan iritasi selaput lendir hidung, mata, tenggorokan.

Kondisi ini menimbulkan gejala berupa mata perih dan berair, hi dung berair, dan rasa tidak nyaman di tenggorokan, mual, sakit kepala, serta memudahkan terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Dari data penelitian yang telah dilaporkan, beberapa masalah kese hatan yang timbul antara lain: sakit kepala (40—59%) dan mata merah serta berair (kurang lebih 50%).

Selain itu, terjadi peningkatan kasus ISPA sebesar 1,8—3,8 kali pada daerah yang terkena bencana asap kebakaran periode yang sama pada tahun sebelumnya, juga terjadi peningkat an ISPA sebesar 12%. Adapun kelompok masyarakat yang rentan terhadap asap kebakaran hutan adalah orang tua, ibu hamil, anak-anak, serta orang dengan penyakit jantung dan paru sebelumnya (seperti: asma dan penyakit paru obstruktif kronik/PPOK).

Pola Hidup Sehat

Tentunya, penggunaan masker tetap harus dibarengi dengan pencegahan primer seperti menjalani pola hidup sehat. Berikut tip melindungi diri dari risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap, yaitu: ¦ Selalu lakukan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), seperti mengonsumsi makanan bergizi, tidak merokok, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup. ¦ Hindari aktivitas di luar rumah, terutama untuk mereka yang menderita penyakit jantung dan gangguan pernapasan.

¦ Jika terpaksa pergi ke luar rumah/gedung agar menggunakan masker. ¦ Minumlah air putih lebih banyak dan lebih sering. ¦ Untuk mereka penderita gangguan paru dan jantung, mintalah nasihat dokter untuk perlindungan tambahan sesuai dengan kondisi. Segera berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat jika sudah mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lain. ¦ Upayakan agar polusi yang berada di luar tidak bisa masuk ke dalam rumah/sekolah/kantor dan ruang tertutup lainnya.

¦ Tempat air minum dan makanan harus sudah terlindung baik. ¦ Cuci buah-buahan sebelum dikonsumsi. Masak bahan makanan dan minuman hingga benarbenar matang. ¦ Salah satu upaya mengendalikan asap yang sudah masuk rumah, menurut Menkes, adalah melapisi dinding-dinding rumah kayu dengan kain, dapat juga dengan meletakkan baskom berisi air untuk menampung PM (Particulate Matter) di dalam rumah.

Penyebab Infeksi Torch

# TOKSOPLASMOSIS Toksoplasmosis disebabkan oleh Toxoplasma gondii, parasit yang diperoleh mamil bila memegang kucing yang terinfeksi, minum susu yang tidak terpasteurisasi, me ngonsumsi daging yang telah terkonta minasi ataupun daging/telur setengah matang. Infeksi ini menyebar ke janin melalui plasenta, bisa menyebabkan infeksi pada mata dan sistem saraf pusat.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Organisme ini dapat masuk ke dalam otak atau jaringan lunak dan membentuk kista jaringan. Semakin lama mamil terinfeksi, semakin memungkinkan janin ikut terinfeksi. Pada keadaan lain, toksoplasmosis dalam kehamilan dapat menyebabkan keguguran dan kecacatan janin. Insiden toksoplasmosis pada kelahiran adalah 1 dalam 1.000 kelahiran normal.

# RUBELA Lebih dikenal dengan nama campak jerman, merupakan virus yang menyebabkan ruam kulit. Efek samping virus ditemukan sedikit pada anak-anak, namun bila janin terkena virus ini akan menyebabkan kecacatan. Tingkat rata-rata infeksi janin bervariasi berdasarkan saat mamil terinfeksi, Kecacatan janin ditemukan sebanyak 85% pada janin terinfeksi saat delapan minggu pertama kehamilan. Sementara bayi yang lahir dengan rubela menunjukkan adanya penyakit jantung, keterbelakangan mental, hilang pendengaran, kelainan darah, gangguan penglihatan atau pneumonia.

# CYTOMEGALOVIRUS (CMV) CMV merupakan golongan virus herpes. Virus ini dapat menyebar melalui cairan tubuh, hubungan seksual, dan menyusui. Infeksi virus ini pada janin dapat menyebabkan hilangnya pendengaran, epilepsi, dan keterbelakangan mental. Bayi baru lahir yang mendapatkan CMV dari proses kelahiran ataupun kehamilan dapat terkena pneumonia dan hepatitis.

# HERPES SIMPLEX Virus ini menyebar melalui oral, genital, dan kontak tubuh (mata, kulit, mulut, saluran pernapasan atas). Infeksi ini juga dapat menyerang melalui liver dan kelenjar adrenal. Pada janin, virus ini umumnya disalurkan dari mama melalui jalan lahir selama persalinan normal. Tanpa pengobatan, tingkat kematian pada bayi mencapai 80%. Walaupun telah diatasi dengan antivirus, tingkat kematian sekitar 15—20%. Sebanyak 40—55% yang bertahan hidup mengalami kerusakan jangka panjang sistem saraf pusat. Oleh karena itu, sangat penting untuk dokter mendiagnosis infeksi HSV pada kelahiran secepat mungkin guna mendapatkan pengobatan efektif.

Sumber : pascal-edu.com

Berpartner Baik Dengan Maryam

sat-jakarta.com – Ditemui di rumahnya, di kawasan Bintaro, Setiana Dewi hatinya, Salah satunya alasan ia tidak menggunakan jasa Maryam Nusaibah Abdullah (26) bercerita banyak tentang buah (6 bulan). Oki babysitter meskipun sibuk berkegiatan di luar rumah. “Saya ini pencemburu, tidak mau kalau ada orang lain yang mengasuh orang yang saya sayangi,” ungkap pemeran Ana dalam film “Ketika Cinta Bertasbih” ini. Lebih baik ia bekerja sama dengan sang suami, Ory Vitrio (34), dan ibunya untuk mengasuh Maryam. “agar Maryam juga dekat dengan Babah dan Umma -nya,” ujar Oki.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di Jakarta

Mungkin kedekatan itu yang membuat Maryam bisa dijadikan partner yang baik di segala aktivitas sang mama. Menurut Oki, sejak di kandungan hingga saat ini, Maryam tak pernah merepotkan. Bahkan ketika Oki mengisi acara keagamaan di berbagai tempat, Maryam selalu tenang. “Maryam, Umma akan ceramah dulu ya, kamu tenang disitu dan dengerin juga ya!” kata Oki dalam menirukan kalimat yang dia katakan kepada Maryam pada waktu masih di dalam kandungan.

Sampai sekarang pun demikian, setiap kali Oki mempersiapkan diri untuk memberikan ceramah dan menghafal ayat-ayat Alquran, Oki selalu mengajak Maryam. Ia akan bilang, “Umma menghafal ayat Alquran ya. Yuk kita sama-sama menghafal,” ujar pengisi acara “Islam Itu Indah” di Trans TV ini. Maryam pun tenang di samping Oki. Rencananya, selama Ramadan Oki akan memperdengarkan lebih banyak alunan ayat Alquran termasuk doa-doa kepada Maryam, dan sesekali ia akan mengajaknya salat di masjid.

Meski si kecil belum paham, tetapi semua itu bisa dikenalkan sejak sedini mungkin. Bagaimana dengan berpuasa? Tentu, si kecil bisa dilibatkan. Ah, Oki jadi teringat pada pengalaman berpuasa tahun lalu. “Saya sangat percaya diri dalam hal menjalankan ibadah puasa padahal kondisi pada saat itu sedang hamil muda. Dokter bilang kondisi kehamilan bagus, saya pun berpuasa full hingga magrib,” ungkap penulis Hijab I’m In Love ini.

Namun, Oki tidak bisa berpuasa selama empat hari karena muntah dan harus minum untuk mengganti cairan yang keluar. Di Ramadan kali ini, Oki yang masih menyusui Maryam akan terus memantau kondisi dirinya. Jika memungkinkan, ia bertekad tetap berpuasa. “Tetapi karena sedang menyusui, saya tidak akan memaksakan,” tandas artis Pendatang Baru Terfavorit pada ajang Indonesia Movie Awards 2010 ini.